Coretan Kecil

Waktu takkan pernah menunggu kita untuk berubah. Dia tetap akan berjalan dengan apa yang telah digariskan oleh takdir. Bahagia dan kesedihan akan tetap silih berganti menghiasi hari-hari semua insan di bumi. Tidak terkecuali Aku. Yang masih saja sulit untuk menerima datangnya takdir yang tidak aku harapkan. Kurasa semua pun begitu. Bahagia dan sedih adalah takdir. Seperti ‘Lemon Tea’ , Yang terasa manis dan asam. Tak semua orang bisa menerima rasa asamnya hidup. Begitupun aku. Ada kala di mana aku terus saja membiarkan diriku terlena dalam kebahagiaan sesaat dan justru mengabaikan pertanda bahwa kesedihan akan segera menyapaku. Namun ada kala kubiarkan perasaanku larut dalam kesedihan berkepanjangan. Hanya terus pasrah dan menunggu datangnya kembali kebahagiaan itu. Hanya menunggu dan menanti apa yang telah di gariskan untukku. Datar, bahkan terkadang aku merasa tidak ada yang istimewa dari kehidupan yang aku jalani selama ini. Tidak seperti orang lain yang nampaknya selalu saja memiliki alasan untuk bahagia. Memang, rumput tetangga selalu nampak lebih hijau. Dari sekian banyak pengalaman hidup yang aku miliki, nampaknya aku cukup memiliki perhatian lebih pada hal hubungan dengan orang lain. Baik itu dengan orang tua, orang terdekat sampai teman-temanku. Banyak yang hal yang bisa aku pelajari dari semua hal yang aku alami bersama mereka, ataupun dari cerita yang mereka bagi denganku. Hidup memang tidak memerlukan teori seperti matematika. Namun aku ingin menjalani hidupku dengan teratur dan terencana. Aku bosan menghadapi hidup yang begitu berantakan seperti yang selama ini aku jalani. Tak ada pencapaian, hanya membiarkan diriku untuk melewati setiap hari, menikmati setiap detik dengan kesiasiaan. Kini, aku sedang termenung. Berhenti sejenak untuk memikirkan segala hal yang terjadi di hidupku. Aku ingin memutar kembali semua rekaman masa laluku. Manis atau pahitpun itu. Aku sadar aku selalu berubah, walalupun tak banyak perubahan yang berarti. Tapi setiap apa yang aku jalani selama ini cukup mempengaruhiku dalam berpikir, bersikap dan memecahkan masalah. Tidak semua hal bisa aku atasi begitu saja. Ada saat di mana aku menyerah menghadapi hidup, bukan berarti berniat untuk mengakhiri, hanya menyerah dan berhenti sejenak.

Terlalu lama rasanya aku berhenti. “Hei, aku telah melewatkan banyak hal” . banyak hal yang bisa aku pelajari. Banyak hal yang bisa  membuatku merasa hidup ini terlalu indah unutk dilewatkan begitu saja tanpa arti. Aku masih sangat hijua untuk mengerti kehidupan. Namun aku mau selalu belajar dan belajar. karena setiap saat ujian bisa saja datang. Dan aku harus selalu siap menghadapinya. Berhenti mengeluh akan ketidakmampuan kita menghadapi masalah. Berhenti untuk lari dari masalah. Karena masalah adalah pendewasaan diri. Dan hidup tidak serumit yang kita kira. Enjoy your life🙂

 

1 Comment (+add yours?)

  1. An Ordinary Girl
    Oct 27, 2011 @ 17:47:07

    Keep Spirit ..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: